Please Read This!

Thnx for visiting my blog, mohon maaf kalau disana-sini masih terdapat kekurangan. Dan untuk memperbaiki blog ini kedepanya, maka saya memindahkanya ke alamat baru di www.al-mansur.info, saran dan kritikan konstruktif sangat saya nantikan demi kebaikan kedepan. Thnx and happy blogging! www.al-mansur.info

Blogger Adalah Manusia Bodoh dan Kurang Kerjaan. Benarkah?

Hari ini, 20 februari 2008 seperti biasa saya melakukan rutinitas pribadi, hari yang cukup melelahkan. Setelah semua selesai, saya bersantai sambil menonton beberapa acara di tv nasional. Pada pukul 15:30 pilihan jatuh keacara Obsesi yang ditayangkan Global TV. Obsesi adalah salah satu acara infotainment dari puluhan acara infotainment yang ditayangkan TV nasional. Hari ini salah satu berita/newstaintment yang diangkat adalah seputar kasus perceraian Dani Achmad dan Maia Estianti. Perkembangan terbaru dari kasus ini adalah pengajuan draft perceraian baru dari Maia yang menginginkan sita harta gono gini sekitar 200 milyar dari harta Dani yag diberitakan mencapai 400 milyar rupiah. Entah benar atau tidak, sebenarnya itu bukanlah topik yang cukup mengganggu hati saya dan ingin saya share dalam blog ini. Topic sebenarnya yang sangat mengganjal dihati adalah pernyataan dari Dani yang menyebutkan “Para blogger adalah orang yang kurang kerjaan yang hidup dalam dunia maya yang menurut dani adalah dunia pengecut, parahnya lagi Dani menyebut untuk apa mengurusi orang-orang bodoh yang kurang kerjaan”.

Astagfirullah, pernyataan “dangkal” seperti itu seharusnya tidak keluar dari seorang public figure dan ditayangkan di televisi nasional. Terlepas dari itu adalah ungkapan emosional dari seorang Dani sebagai respon kekecewaan terhadap Maia dan banyaknya komentar negative terhadap Dani di blog pribadi Maia, tetap hal itu sangat tidak bijaksana dan sangat dangkal.

Tulisan ini saya publish bukan sebagai wujud pembelaan terhadap salah satu pihak yang bertikai, saya sangat tidak perduli akan masalah keluarga Dani dan Maia. Namun, sebagai salah satu blogger di Indonesia saya sangat keberatan dengan komentar seperti itu. Mengapa? Terlalu wasting energy kalo harus menunjukkan ke Dani perubahan besar dalam sejarah hidup manusia sebagai manfaat positif dari adanya internet atau meminjam bahasa dani “dunia pengecut”. Entah karena kekurangtahuan Dani tentang issue-issue lain didunia ini selain dunia musik atau apalah. Yang pasti banyak contoh real yang menunjukkan bahwa blogging adalah kegiatan positif dan membawa banyak manfaat bagi para blogger, memang semua kembali pada para blogger itu sendiri. Pesan yang ingin saya sampaikan melalui tulisan ini adalah blogging bukanlah kegiatan buang waktu dan tidak memberi manfaat sama seperti pernyataan dangkal Dani Dewa.

Berikut adalah sedikit contoh manfaat dari blogging dalam segi financial, selain berbagai manfaat lain seperti dalam bidang social networking, penyebaran informasi yang lebih murah dan mudah dll. Mengapa contoh financial yang saya coba tunjukkan? Karena saya yakin ini adalah tolok ukur utama dari seorang dani dalam menilai sebuah kegiatan positif atau tidak, kasarnya buang waktu atau tidak.

Sebagai mana kita ketahui bersama, dimasa ini telah terjadi pergeseran dari masyarakat industri menjadi masyarakat komunikasi (e-community), komunitas ini hadir dengan ciri khas tersendiri. Dalam waktu 24 jam sehari, mereka membruru jutaan informasi yang terup-date setiap saat dan saling bertukar informasi dari seluruh penjuru bumi ini melalui sebuah jejaring maya yang disebut internet. Fenomena ini sangat besar pengaruhnya hingga kemudian muncul paradigma baru bernama new economy. Dalam artian sederhana, new economy adalah istilah yang merefleksikan berbagai macam kegiatan ekonomi yang berbasiskan internet. Dengan berbagai macam term-electroniknya-things-nya, new economi memunculkan banyak istilah dimasyarakat seperti e-commerce, e-business, e-banking dll.

Pertanyaannya kemudian dimana peran blog dalam hirik-pikuk kegiatan economi didunia maya? Banyak. Blog tidak hanya sebagai media share informasi, social network dll, namun blog mampu menjadi media bisnis online yang sangat menjanjikan. Jika ditanya siapa saja yng telah kaya dari dunia “pengecut (meminjam istilah dani tentang internet)” saya tidak akan mampu menjawabnya, karena jumlahnya yg terlalu banyak. kalau hanya sekedar contoh, dibawah ini adalah sedikit dari professional blogger dan webmasterdari dalam dan luar negri yang telah menjadi jutawan dari hasil kegiatan “buang-buang waktunya” didunia maya.

  • Nick Deton : pengelola Gawker Media, meraup ribuan dollar dengan hanya menyewakan ruang iklan diblognya.
  • Joel Comm menghasilkan rata-rata $500 perhari dari program Google Adsense, itu belum termasuk penjualan e-book-nya ‘Adsense Secrets’.
  • Ken Calhaun dg Daytrading University menghasilkan $300.000/th.
  • Robert Clark dg web investigasinya meraup $250.000/th.
  • Dari Indonesia ada Cosa, Ujang dan Pogung yang berpenghasilan rata-rata $5000-10000/perbulan (di kupas oleh koran Tempo Edisi 5 Oktober 2007 dengan judul Meraup Dolar di Dunia Maya).

Lalu bagaimana dengan saya yang kebetulan juga seorang blogger dan Adsense Publisher? Alhamdulillah allah memberi rizki yang cukup dari blogging, sebuah hobi positif yang sangat tidak membuang waktu.

Sekali lagi tulisan ini bukanlah wujud pembelaan terhadap pihak-pihak tertentu dari kasus perceraian Maia dan Dani, ini adalah rasa keberatan saya terhadap pernyataan dangkal Dani Dewa terhadap Blogger di Indonesia. Hendaknya sebagai public figure dani lebih arif dalam menganggapi setiap permasalahan dan tidak melontarkan komentar-komentar arogan yang berhubungan dengan orang lain.

Ini tanggapan keberatan saya, bagaimana dengan anda? Apakah anda setuju dengan Dani atau sama seperti saya? Tuliskan tanggapan anda!


@ Gambar diambil dari:

http://www.029.co.uk/
http://www.cybermediacreations.com/